Screemo – Xiaomi HyperOS 3 resmi diperkenalkan ke publik sebagai sistem operasi terbaru yang dikembangkan oleh Xiaomi. Diperkenalkan pertama kali di Tiongkok pada 28 Agustus 2025, sistem ini hadir berbasis Android 16 dan mendukung kompatibilitas dengan Android 15. Melalui pengumuman ini, Xiaomi membuka akses public beta bagi pengguna perangkat tertentu yang ingin mencoba fitur terbaru. Pengujian internal hingga closed beta telah dilalui, sehingga versi final diperkirakan akan rilis pada Oktober 2025. Berbagai fitur inovatif disematkan dalam sistem ini seperti antarmuka baru, peningkatan keamanan, dan dukungan AI cerdas. Kombinasi performa tinggi dan antarmuka yang mulus menjadikan HyperOS 3 sebagai sistem yang dinanti-nantikan oleh pengguna setia Xiaomi. Tidak hanya menyuguhkan pengalaman visual yang memanjakan, tetapi juga meningkatkan efisiensi dan konektivitas lintas perangkat untuk kebutuhan sehari-hari.
Xiaomi HyperOS 3 menghadirkan tampilan yang lebih modern dan elegan lewat Liquid Glass UI. Desain ini menawarkan lock screen yang mendukung foto maupun video pendek sebagai latar, serta jam dengan efek kedalaman yang menyatu tanpa menutupi gambar. Pengguna kini bisa membuat wallpaper dinamis dari foto sendiri yang diproses dengan AI. Control Center juga diperbarui dengan struktur lebih rapi dan animasi yang lebih halus. Google Search kini tampil lebih fleksibel dan minimalis, memberikan kebebasan dalam mengatur widget dan ikon sesuai preferensi. Ikon adaptif turut dihadirkan agar tampilan ponsel tetap seragam sesuai tema dan warna wallpaper. Pembaruan ini mempertegas bahwa Xiaomi HyperOS 3 tak hanya menawarkan performa tapi juga estetika dalam satu paket sistem operasi yang intuitif dan efisien. Visual yang lebih hidup dan transisi yang mulus memberikan pengalaman premium bagi semua pengguna.
Optimalisasi sistem menjadi salah satu keunggulan utama dari Xiaomi HyperOS 3. Dibangun di atas fondasi Android 16, sistem ini mendukung API modern dan proteksi keamanan yang lebih tangguh. Fitur Cloud Compilation mempercepat peluncuran aplikasi dengan memindahkan beban proses ke cloud. Selain itu, baterai dikelola lebih pintar lewat algoritma AI yang mampu menyesuaikan konsumsi daya berdasarkan kebiasaan pengguna. Super Island, fitur notifikasi interaktif ala Dynamic Island milik iPhone, juga diintegrasikan untuk menampilkan kontrol aplikasi secara real-time. Tak ketinggalan, Game Turbo 2.0 meningkatkan performa gaming hingga 15 persen sambil mengurangi konsumsi daya dan panas perangkat. Semua inovasi ini menjadikan Xiaomi HyperOS 3 pilihan ideal untuk multitasking, hiburan, dan penggunaan jangka panjang. Pengalaman menggunakan perangkat jadi lebih cepat, stabil, dan hemat daya tanpa mengorbankan performa.
“Simak juga: Ahmad Sahroni Kabur ke Singapura? Ini Alasan Negeri Singa Jadi Pelarian Favorit DPR!”
Salah satu keunggulan utama dari Xiaomi HyperOS 3 adalah konektivitas lintas perangkat yang ditingkatkan. Pengguna kini dapat menghubungkan ponsel, tablet, earphone, dan bahkan layar ke perangkat lain secara lebih mudah. Proses transfer file dapat dilakukan lewat drag and drop tanpa hambatan antar ekosistem Xiaomi. Dukungan teknologi Auracast dan LE Audio membuat kualitas suara semakin jernih saat digunakan bersama headphone nirkabel. Layar perangkat pun dapat ditampilkan ke perangkat lain seperti iPad atau Mac tanpa kabel. Selain itu, fitur One-Step Direct Access mempercepat akses ke aktivitas rutin. Dengan konektivitas semudah ini, Xiaomi HyperOS 3 memberikan keleluasaan dan efisiensi dalam kehidupan digital pengguna. Tidak hanya cocok untuk kebutuhan profesional, fitur ini juga menunjang gaya hidup dinamis yang serba cepat dan fleksibel, membuat perangkat terasa lebih terintegrasi dan responsif dalam satu ekosistem yang solid.
HyperOS 3 dari Xiaomi juga memperkaya pengalaman multimedia pengguna. Kamera mendapatkan pembaruan signifikan dengan fitur hybrid auto-exposure, white balance manual, Motion Photo, hingga Ultra HDR. Editor foto bawaan kini dilengkapi dengan AI scene dan efek potret lebih halus. Pengguna dapat menambahkan watermark kreatif serta memanfaatkan Photo Picker untuk menyortir gambar dengan cepat. Di sisi audio visual, sistem ini mendukung codec terbaru dan refresh rate adaptif, membuat pengalaman menonton dan mendengarkan lebih maksimal. Dialer baru buatan Xiaomi juga menggantikan Google Dialer, menawarkan tampilan segar, fitur perekaman otomatis, serta integrasi kontak Mi Cloud. Semua fitur ini dirancang untuk memberikan kontrol dan kreativitas lebih bagi pengguna yang aktif dalam membuat konten. Dengan HyperOS 3, Xiaomi membuktikan bahwa sistem operasinya tak hanya andal tapi juga relevan dengan kebutuhan digital masa kini.