
Screemo – XLSmart Komitmen Kembalikan Frekuensi 900 MHz pada Desember 2026, dengan menegaskan komitmennya untuk memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Perusahaan telekomunikasi yang baru saja melakukan merger ini memastikan akan mematuhi jadwal yang ditentukan oleh pemerintah. Meskipun jadwal pengembalian tersebut sudah ditetapkan, XLSmart berkomitmen untuk melakukannya lebih cepat, berusaha memenuhi tenggat waktu sebelum bulan Desember 2026. Hal ini tentunya menjadi langkah strategis dalam pengelolaan spektrum frekuensi dan pengembangan layanan data berbasis 4G dan 5G yang semakin berkembang.
XLSmart sebelumnya memiliki pita frekuensi sebesar 2×7,5 MHz pada pita 900 MHz. Namun, setelah proses merger dengan Smartfren, Komdigi memutuskan untuk mengambil pita frekuensi tersebut karena dinilai kurang optimal untuk pengembangan teknologi 4G dan 5G. Teknologi 5G, yang membutuhkan lebar pita minimal 100 MHz, memaksa XLSmart untuk menyusun strategi baru dalam memanfaatkan spektrum frekuensi. Perusahaan hanya memiliki 2×2,5 MHz pada pita frekuensi tersebut, jauh dari kebutuhan untuk mendukung teknologi 5G yang lebih besar.
Sementara itu, untuk teknologi 4G, yang membutuhkan lebar pita minimal 2×5 MHz, XLSmart tetap berusaha mengoptimalkan pemanfaatan frekuensi yang ada. Namun, dengan kekurangan bandwidth dibandingkan dengan kompetitor seperti Indosat dan Telkomsel, pengalaman pelanggan dapat menjadi timpang. Indosat dan Telkomsel sudah memiliki pita frekuensi yang lebih lebar untuk 4G, yaitu 2×15 MHz hingga 2×40 MHz, yang tentunya akan memberikan keunggulan dalam kualitas layanan.
“Baca juga: Acer Resmi Rilis Super ZX & ZX Pro, Tanda Kembalinya ke Dunia Smartphone”
Meskipun pengembalian frekuensi 900 MHz ini merupakan tantangan besar, XLSmart tetap optimis dan berusaha menyelesaikannya lebih cepat. Merza Fachys, Direktur & Chief Regulatory Officer XLSmart, menyampaikan bahwa pihaknya akan memenuhi ketentuan Komdigi dengan cepat. Mereka berharap proses pengembalian dapat dilakukan lebih awal dari Desember 2026. Fokus perusahaan kini beralih pada pengembangan jaringan 4G dan 5G. Mereka juga berupaya bersaing dengan penyedia layanan lainnya.
“Dengan langkah ini, kami bisa lebih fokus pada pengembangan jaringan 5G dan layanan digital,” ujar Anthony Susilo. Fokus pada 5G menjadi prioritas utama, mengingat kebutuhan masyarakat akan koneksi internet cepat dan stabil. Pengembalian frekuensi 900 MHz dianggap langkah tepat untuk persiapan investasi dan dana bagi teknologi mutakhir.
Menurut Antony Susilo, pengembalian pita frekuensi 900 MHz akan memberi dampak positif pada bisnis perusahaan. Langkah ini memungkinkan XLSmart lebih efisien dalam mengelola sumber daya. Dengan frekuensi terfokus pada teknologi 4G dan 5G, perusahaan dapat menghindari biaya tambahan. Proses ini juga memberi ruang bagi XLSmart mengalokasikan dana untuk pengembangan jaringan digital yang lebih baik.
Selain itu, pengembalian frekuensi 900 MHz memberi kesempatan untuk mempercepat transisi ke jaringan 5G. Di masa depan, 5G akan menjadi kunci mendukung berbagai sektor industri. Teknologi 5G mendukung otomasi, IoT, dan layanan digital yang lebih cepat. Dengan pengembalian frekuensi ini, XLSmart berusaha menjaga daya saingnya dalam industri telekomunikasi yang kompetitif.
“Simak juga: Mengenal Turbin Angin Vertikal Mini: Solusi Energi Ramah Lingkungan Skala Kecil”
Teknologi 4G dan 5G merupakan dua tonggak utama dalam perkembangan jaringan telekomunikasi di Indonesia. Teknologi 4G telah menjadi standar bagi kebanyakan pengguna, namun dengan kebutuhan akan koneksi yang lebih cepat dan kapasitas lebih besar, 5G menjadi jawaban untuk memenuhi tuntutan pasar. XLSmart Komitmen Kembalikan Frekuensi 900 MHz untuk mendukung transisi menuju jaringan 5G, dengan harapan dapat menghadirkan layanan yang lebih unggul di masa depan.
Sementara itu, pengembalian frekuensi 900 MHz ini juga berkaitan erat dengan penggunaan pita untuk teknologi 2G. Pita frekuensi yang sebelumnya digunakan untuk 2G kini mulai ditinggalkan, mengingat teknologi tersebut semakin usang dan tidak efisien untuk digunakan. Dengan dialihkannya pita frekuensi yang lebih besar untuk 4G dan 5G, XLSmart Komitmen Kembalikan Frekuensi 900 MHz bertujuan agar dapat berfokus pada pengembangan teknologi yang lebih relevan dengan kebutuhan pasar.
Screemo - Perubahan drastis dalam landscape teknologi digital telah menggeser persepsi publik mengenai fungsi tablet, yang kini tidak lagi sekadar…
Screemo - Tantangan ekonomi global tahun 2024 memaksa 40% perusahaan teknologi melakukan efisiensi besar-besaran, menjadikan penguasaan alat kerja digital sebagai…
Screemo - Laporan Global Web Index 2024 menunjukkan bahwa pengguna rata-rata menghabiskan lebih dari 4 jam sehari di depan layar,…
Screemo - Ketergantungan masyarakat pada tablet untuk bekerja dan belajar dari rumah meningkat tajam sejak 2020, namun banyak perangkat lawas…
Screemo - Banyak desainer grafis profesional menganggap resolusi 4K sebagai standar mutlak kualitas visual. Namun, data American Optometric Association tahun…
Screemo - Laporan terbaru dari lembaga riset GfK pada 2024 menunjukkan bahwa 42% pengguna smartphone mengaku merasa kewalahan dengan jumlah…
This website uses cookies.