
Screemo – Galaxy Watch Ultra resmi hadir di Indonesia, membawa berbagai fitur canggih yang dirancang untuk pengguna yang membutuhkan jam tangan pintar untuk kegiatan ekstrem. Samsung memboyong perangkat premium ini setelah meluncurkannya secara global pada Juli lalu, bersamaan dengan peluncuran Galaxy Z Fold 6 dan Galaxy Z Flip 6. Keputusan Samsung untuk memasukkan Galaxy Watch Ultra ke pasar Indonesia muncul setelah melihat tingginya minat masyarakat terhadap perangkat wearable yang didesain untuk petualang dan penggemar olahraga ekstrem ini.
Samsung Galaxy Watch Ultra hadir dengan desain premium dan body titanium, menjadikannya jam tangan pintar yang tahan banting. Serta juga siap menghadapi tantangan aktivitas outdoor. Dengan sertifikasi IP6X dust protection, 10 ATM, IP68, dan MIL-STD-810H (military grade), Galaxy Watch Ultra siap digunakan dalam berbagai kondisi ekstrem. Samsung mengklaim bahwa perangkat ini dapat bertahan di dalam air hingga kedalaman 100 meter. Bahkan juga bisa digunakan di puncak gunung dengan ketinggian hingga 9.000 meter di atas permukaan laut.
Jam tangan pintar ini memiliki ukuran 47 mm dengan dimensi 47,4 x 47,1 x 12,1 mm dan bobot hanya 60,5 gram. Membuatnya cukup ringan meskipun dirancang untuk kegiatan luar ruangan yang berat. Jam tangan ini dilengkapi dengan layar Super AMOLED 1,5 inci beresolusi 480×480 piksel dan tingkat kecerahan puncak hingga 3.000 nits. Dimana ini memungkinkan pengguna untuk tetap membaca layar meskipun terpapar sinar matahari langsung.
Ditenagai oleh prosesor Exynos W1000, Galaxy Watch Ultra memiliki RAM 2GB dan penyimpanan internal sebesar 32GB, memberikan performa yang mulus saat digunakan untuk berbagai aktivitas. Sistem operasi yang digunakan adalah One UI Watch 6.0 berbasis Wear OS 5. Hal ini memastikan pengalaman pengguna yang responsif dan mudah digunakan.
“Baca juga: Oppo Pad 3 Resmi Meluncur, Ditenagai Chip Mediatek Dimensity 8350”
Salah satu fitur unggulan dari Galaxy Watch Ultra adalah kapasitas baterainya yang besar. Kapasitasnya 590 mAh, yang mampu bertahan hingga 100 jam dalam mode Power Saving dan hingga 48 jam dalam mode Exercise Power Saving. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk memanfaatkan jam tangan pintar ini dalam jangka waktu panjang tanpa harus khawatir kehabisan daya.
Jam canggih ini juga menawarkan pelacakan multi-olahraga yang sangat berguna bagi para atlet atau penggemar olahraga. Mulai dari berenang, bersepeda, hingga berlari, jam tangan pintar ini dapat mencatat dan memonitor berbagai data latihan. Hal ini untuk mendukung pencapaian kebugaran penggunanya. Fitur Emergency Siren juga disertakan untuk memberikan rasa aman saat pengguna berolahraga di luar ruangan. Cukup tekan tombol selama 5 detik, dan jam tangan ini akan mengeluarkan suara sirene 85 dB yang dapat terdengar hingga jarak 180 meter.
“Simak juga: Alat Deteksi Kanker Payudara Buatan Mahasiswa Unair Menang di Lomba Nasional”
Jam canggih ini hadir dalam tiga pilihan warna, yaitu Titanium Grey, Titanium White, dan Titanium Silver. Selain itu, Samsung juga menyediakan beberapa pilihan strap, termasuk Marine, Trail, dan PeakForm. Semuanya dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan gaya hidup penggunanya.
Jam tangan pintar ini dibanderol dengan harga Rp8.999.000 dan sudah dapat dipesan mulai hari Jumat, 6 Desember 2024. Dengan segala fitur canggih dan desain yang tangguh, Jam tangan canggih ini menjadi pilihan ideal. Terutama bagi mereka yang membutuhkan jam tangan pintar yang dapat mengikuti gaya hidup aktif dan petualangan ekstrem.
Screemo - Tantangan ekonomi global tahun 2024 memaksa 40% perusahaan teknologi melakukan efisiensi besar-besaran, menjadikan penguasaan alat kerja digital sebagai…
Screemo - Laporan Global Web Index 2024 menunjukkan bahwa pengguna rata-rata menghabiskan lebih dari 4 jam sehari di depan layar,…
Screemo - Ketergantungan masyarakat pada tablet untuk bekerja dan belajar dari rumah meningkat tajam sejak 2020, namun banyak perangkat lawas…
Screemo - Banyak desainer grafis profesional menganggap resolusi 4K sebagai standar mutlak kualitas visual. Namun, data American Optometric Association tahun…
Screemo - Laporan terbaru dari lembaga riset GfK pada 2024 menunjukkan bahwa 42% pengguna smartphone mengaku merasa kewalahan dengan jumlah…
Screemo - Studi internal selama 30 hari yang melibatkan 50 profesional menemukan fakta mengejutkan: penggunaan beragam aplikasi tanpa integrasi yang…
This website uses cookies.